Kediri – MTsN 7 Kediri menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Selasa–Rabu, 30 Juni–1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dan menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja madrasah selama satu tahun ke depan, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada seluruh warga madrasah.
Pelaksanaan rapat kerja hari pertama berlangsung di Meeting Room MTsN 7 Kediri, sedangkan hari kedua dilaksanakan di Ayra Park Kediri. Pemilihan dua lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana diskusi yang kondusif sehingga setiap tim dapat menyusun program kerja secara maksimal.
Rapat kerja dibuka dengan pemaparan oleh Kepala MTsN 7 Kediri, Hj. Ifa Hidayah. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk merancang program yang inovatif, terukur, dan selaras dengan visi serta misi madrasah.
“Rapat kerja bukan hanya menyusun program, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan perencanaan agar mutu pendidikan terus meningkat. Melalui program yang matang, kita dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan peserta didik,” tegas Hj. Ifa Hidayah.
Rapat kerja diikuti oleh seluruh jajaran fungsionaris serta tim penyusun program kerja. Peserta yang hadir meliputi Wakil Kepala Madrasah, Tim Pengembangan Mutu, Tim Adiwiyata dan Madrasah Sehat, Tim Literasi dan Perpustakaan, Tim Wasatiyah, Tim Madrasah Ramah Anak dan Bimbingan Konseling (BK), Tim Madrasah Siaga Kependudukan, Tim Riset dan Inovasi, Tim Kelas Unggulan dan Sistem Kredit Semester (SKS), Tim Olimpiade, serta Tim Media dan Branding.
Selama pelaksanaan rapat kerja, masing-masing tim mempresentasikan rancangan program yang akan dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Setiap program dibahas secara mendalam melalui forum diskusi untuk memperoleh masukan, penyempurnaan, serta menyelaraskan target kerja dengan arah kebijakan madrasah.
Melalui rapat kerja ini, MTsN 7 Kediri berharap seluruh program yang telah disusun dapat diimplementasikan secara optimal dengan melibatkan seluruh warga madrasah. Sinergi antartim diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan prestasi peserta didik, kualitas layanan pendidikan, serta penguatan citra MTsN 7 Kediri sebagai madrasah yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Jika akan dimuat di website Kementerian Agama atau media resmi madrasah, berita ini sudah menggunakan struktur jurnalistik (judul, lead, isi, kutipan, dan penutup) dengan bahasa yang formal dan sesuai kaidah berita.